{"id":2389,"date":"2021-09-23T19:18:57","date_gmt":"2021-09-23T19:18:57","guid":{"rendered":"https:\/\/puslitbangkumdil.jetschool.id\/?post_type=product&#038;p=2389"},"modified":"2023-07-18T14:56:39","modified_gmt":"2023-07-18T07:56:39","slug":"70-perlindungan-hukum-terhadap-whistle-blower-dan-justice-collaborator-dalam-upaya-penanggulangan-organized-crime","status":"publish","type":"product","link":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/product\/70-perlindungan-hukum-terhadap-whistle-blower-dan-justice-collaborator-dalam-upaya-penanggulangan-organized-crime\/","title":{"rendered":"PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP WHISTLE BLOWER DAN JUSTICE COLLABORATOR DALAM UPAYA PENANGGULANGAN ORGANIZED CRIME"},"content":{"rendered":"<p><strong>Latar Belakang<\/strong><\/p>\n<p>Dikaji dari perspektif terminologis, whistleblower dan justice collaborator diartikan sebagai \u201cpeniup peluit\u201d, ada juga menyebutnya sebagai \u201csaksi pelapor\u201d, \u201cpengadu\u201d, \u201cpembocor rahasia\u201d, \u201csaksi pelaku yang bekerja sama\u201d, \u201cpemukul kentongan\u201d, \u201ccooperative whistleblower\u201d, \u201cparticipant whistleblower\u201d, \u201ccollaborator with justice\u201d, \u201csupergrasses\u201d \u201cpentiti\u201d\/\u201cpentito\u201d\/\u201ccallaboratore della giustizia\u201d atau bahkan \u201cpengungkap fakta\u201d. Pada perkembangan terakhir, Mahkamah Agung melalui Surat Edaran Mahkamah Agung RI Nomor: 04 Tahun 2011 tentang Perlakuan Bagi Pelapor Tindak Pidana (Whistleblower) dan Saksi Pelaku yang Bekerjasama (Justice Collaborators) di Dalam Perkara Tindak Pidana Tertentu disebutkan sebagai pelapor tindak pidana adalah orang yang mengetahui dan melaporkan tindak pidana tertentu dan bukan bagian dari pelaku kejahatan yang dilaporkannya, sehingga seorang pelaku yang bekerjasama (justice collaborator) merupakan salah satu pelaku tindak pidana tertentu, mengakui kejahatan yang dilakukannya, bukan pelaku utama dalam kejahatan tersebut serta memberikan keterangan sebagai saksi di dalam proses peradilan.<\/p>\n<p>Terminologis whistleblower dalam bahasa Inggris disebut sebagai \u201cpeniup peluit\u201d karena dianalogkan sebagai wasit dalam pertandingan sepakbola atau olahraga lainnya yang meniup peluit sebagai pengungkapan fakta terjadinya pelanggaran sehingga dalam konteks ini diartikan sebagai orang yang mengungkapkan fakta kepada publik adanya sebuah skandal, bahaya, malpraktik atau korupsi, serta tindak pidana lainnya. Selain itu, whistleblower diartikan sebagai \u201cpeniup peluit\u201d juga dimaknai sebagai pelaku kriminal yang membongkar kejahatan (saksi mahkota). Dalam perkembangan berikutnya, whistleblower berkembang dipelbagai negara baik dalam ruang lingkup negara penganut anglo saxon maupun negara eropa kontinental maupun juga negara penganut quasi anglo saxon dan eropa kontinental, antara lain sebagai berikut:<\/p>\n<p><em>&#8211; Amerika Serikat melalui Whistleblower Act 1989 dimana whistleblower yang dilindungi terhadap tindakan pemecatan, penurunan pangkat, pemberhentian sementara, ancaman, gangguan dan tindakan diskriminasi;<\/em><\/p>\n<p><em>&#8211; Afrika Selatan melalui Pasal 3 Protected Disclosures Act Nomor 26 Tahun 2000 dimana whistleblower diberi perlindungan dari accupational detriment atau kerugian yang berhubungan dengan jabatan atau pekerjaan;<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<h6><strong>Tahun penelitian :<\/strong> 2013<\/h6>\n<p>&nbsp;<\/p>\n[maxbutton id=\"1\" url=\"https:\/\/pustrajak.bsdk.mahkamahagung.go.id\/pengunjung\/Flipbook\/index\/perlindungan-hukum-terhadap-whistle-blower-dan-justice-collaborator-dalam-upaya-penanggulangan-organized-crime\" ]\n","protected":false},"featured_media":2419,"template":"","meta":{"om_disable_all_campaigns":false},"product_cat":[44],"product_tag":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product\/2389"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/product"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product\/2389\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5833,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product\/2389\/revisions\/5833"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2389"}],"wp:term":[{"taxonomy":"product_cat","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product_cat?post=2389"},{"taxonomy":"product_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/product_tag?post=2389"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}