{"id":5078,"date":"2022-05-23T18:18:19","date_gmt":"2022-05-23T18:18:19","guid":{"rendered":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/?p=5078"},"modified":"2023-01-26T06:56:45","modified_gmt":"2023-01-26T06:56:45","slug":"puslitbang-hukum-dan-peradilan-mahkamah-agung-ri-menyelenggarakan-focus-group-discussion-fgd-penyusunan-naskah-akademik-konsep-dan-implementasi-kewenangan-peradilan-tata-usaha-negara-dalam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/2022\/05\/23\/puslitbang-hukum-dan-peradilan-mahkamah-agung-ri-menyelenggarakan-focus-group-discussion-fgd-penyusunan-naskah-akademik-konsep-dan-implementasi-kewenangan-peradilan-tata-usaha-negara-dalam\/","title":{"rendered":"Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Naskah Akademik \u201dKonsep dan Implementasi kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara dalam Menyelesaikan sengketa administrasi pemerintah setelah ditempuhnya upaya administratif\u201c di Surabaya.","gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"text"}]},"content":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; <em>bsdk.mahkamahagung.go.id<\/em> <em>&#8211; <\/em>Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI menyelenggarakan <em>Focus Group Discussion (FGD)<\/em> Penyusunan Naskah Akademik dengan judul \u201cKonsep dan Implementasi kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) dalam Menyelesaikan Sengketa Administrasi Pemerintah Setelah Ditempuhnya Upaya Administratif\u201d yang bertempat di Hotel DoubleTree by Hilton, Surabaya, Jawa Timur (Senin\/23\/05\/2022).<\/p>\n<p>Acara yang dimoderatori oleh A. Tirta Irawan, SH., MH (Hakim Yustisial Mahkamah Agung RI) ini menghadirkan Dr. Bambang Heriyanto, S.H., M.H. (Hakim Tinggi PT TUN Surabaya) sebagai narasumber dari praktisi hukum, serta Prof. Dr. Moh. Fadli, S.H., M.Hum (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Brawijaya) dan Prof. Tatiek Sri Djatmiati, S.H., M.S. (Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Airlangga) sebagai narasumber dari praktisi akademisi. Ketua Pengadilan Tinggi TUN Surabaya Dr. Istiwibowo, S.H., M.H. turut hadir secara langsung dalam kegiatan ini sebagai peserta, selain dihadiri juga oleh beberapa Hakim dari Pengadilan Tinggi TUN dan Pengadilan TUN Surabaya, perwakilan dari Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, perwakilan dari Kantor Wilayah BPN Jawa Timur, Dosen dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga, serta pengacara dari DPC PERADI Surabaya. Sementara peserta yang hadir secara daring terdiri dari para Ketua dan para Hakim dari Pengadilan TUN Semarang, Kupang, Denpasar, Yogyakarta, dan Mataram.<\/p>\n<p>Sekretaris Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI, Edy Yulianto, S.H., M.H. dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai usulan Perubahan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan setelah Menempuh Upaya Administratif. Lahirnya PERMA 6 Tahun 2018 didasari bahwa ketentuan mengenai penyelesaian sengketa administrasi pemerintahan di Pengadilan setelah menempuh upaya administratif tidak diatur secara terperinci dalam UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Setelah\u00a0 berlakunya PERMA\u00a0 Nomor\u00a0 6\u00a0 Tahun\u00a0 2018, Upaya\u00a0 Administratif\u00a0 yang terdiri\u00a0\u00a0 dari\u00a0\u00a0 upaya\u00a0\u00a0 keberatan\u00a0\u00a0 dan\u00a0\u00a0 banding\u00a0\u00a0 administratif,\u00a0 bersifat\u00a0 wajib\u00a0 <em>(mandatory)<\/em> dan\u00a0 berlaku\u00a0 terhadap\u00a0 semua\u00a0 sengketa\u00a0 TUN.\u00a0 Penyelesaian\u00a0\u00a0\u00a0 sengketa\u00a0\u00a0\u00a0 TUN\u00a0\u00a0\u00a0 di\u00a0\u00a0\u00a0 PTUN\u00a0\u00a0\u00a0 hanya\u00a0 dimungkinkan\u00a0 apabila\u00a0 seluruh\u00a0 upaya\u00a0 administratif\u00a0 telah\u00a0 digunakan\u00a0 <em>(exhausted)<\/em>. Kemudian ketika pihak penggugat tidak mengajukan\u00a0\u00a0 upaya\u00a0\u00a0 administratif\u00a0\u00a0 maka gugatan\u00a0 yang\u00a0 diajukan\u00a0 di\u00a0 PTUN\u00a0 harus\u00a0 dinyatakan\u00a0 tidak\u00a0 dapat\u00a0 diterima\u00a0\u00a0\u00a0 tanpa\u00a0\u00a0\u00a0 menunggu\u00a0\u00a0\u00a0 alasan-alasan lainnya. Dalam perspektif norma dan prakteknya, persoalan upaya administratif ini juga sangat berkaitan erat dengan persoalan tenggang waktu pengajuan gugatan di Pengadilan. \u201cHal inilah yang memicu lahirnya beragam pandangan Hakim PTUN dalam menyelesaikan sengketa Administrasi Pemerintahan setelah ditempuhnya upaya administratif itu sendiri\u201d, tambahnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-5080 size-large\" src=\"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" srcset=\"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-300x200.jpg 300w, https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-768x512.jpg 768w, https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-2048x1365.jpg 2048w, https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/7L5A0916-600x400.jpg 600w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/p>\n<p>Oleh karena itu, sebagai upaya dalam menyikapi problematika praktikal yang muncul dalam bermacam keadaan dan\/atau situasi hukum, maka kajian konsep dan implementasi kewenangan Peradilan TUN setelah ditempuhnya upaya administratif sangat perlu dilakukan guna menjadi dasar pertimbangan dan alasan reformulasi pengaturan penyelesaian sengketa administrasi pemerintahan di Peradilan TUN setelah ditempuhnya upaya administratif, sehingga dapat memberikan panduan yang lebih jelas bagi Hakim dalam mengadili sengketa administrasi pemerintahan yang telah ditempuhnya upaya administratif itu sendiri nantinya. \u201cSaya berharap, melalui forum ini kita mendapatkan berbagai saran dan masukan konstruktif sekaligus pengayaan materi dalam tataran konsep, norma dan praktik, yang terkait usulan Perubahan PERMA tentang Pedoman Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan setelah Menempuh Upaya Administratif\u201d, ujar Edy Yulianto, S.H., M.H. dalam menutup pidatonya sekaligus membuka acara tersebut.<\/p>\n<p><em>\u00a0<\/em><\/p>\n<p>Kegiatan penyusunan naskah akademik ini di Koordinatori oleh M. Arief Pratomo, S.H., M.H. (wakil Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara Pontianak), dan di bantu oleh M. Ikbar Andi Endang, S.H., M.H. (Hakim Yustisial Puslitbang Hukum dan Peradilan MA RI), A. Tirta Irawan, S.H., M.H. (Hakim Yustisial Kepaniteraan MA RI), Hery Abduh Sasmito, S.H., M.H. (Hakim Yustisial Ditjen Miltun MA RI), Trisoko Sugeng Sulistyo, S.H., M.Hum. (Hakim PTUN Semarang), dan Muhammad Amin Putra, S.H., M.H. (Hakim PTUN Jambi). Rangkaian kegiatan Selanjutnya adalah permintaan data dan wawancara dan juga <em>Focus Group Discussion<\/em> (FGD) di Wilayah Hukum Sulawesi Selatan. Penelitian ini dijadwalkan selesai di bulan agustus 2022 dan hasil naskah akademik ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pemikiran bagi para hakim dan aparatur peradilan tata usaha negara dalam menyelesaikan gugatan administrasi pemerintahan.<\/p>\n","protected":false,"gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"html"}]},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya &#8211; bsdk.mahkamahagung.go.id &#8211; Puslitbang Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Naskah Akademik dengan judul \u201cKonsep dan Implementasi kewenangan Peradilan Tata Usaha Negara (TUN) dalam Menyelesaikan Sengketa Administrasi Pemerintah Setelah Ditempuhnya Upaya Administratif\u201d yang bertempat di Hotel DoubleTree by Hilton, Surabaya, Jawa Timur (Senin\/23\/05\/2022). Acara yang dimoderatori oleh A. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false,"gt_translate_keys":[{"key":"rendered","format":"html"}]},"author":3,"featured_media":5079,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"om_disable_all_campaigns":false},"categories":[209],"tags":[],"gt_translate_keys":[{"key":"link","format":"url"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5078"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5078"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5078\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5088,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5078\/revisions\/5088"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5078"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5078"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ebook.bsdk.mahkamahagung.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5078"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}